• Search
  • Menu
Berikut Alasan Mengapa Sulit Mengakhiri Hubungan dengan Orang Narsis?ilustrasi
Home » Berita Gaya Hidup

Berikut Alasan Mengapa Sulit Mengakhiri Hubungan dengan Orang Narsis?

Ila Sean | Rabu, 06-09-2017 | 14:33 WIB

Covesia.com - Bagi anda yang sedang menjalin hubungan khusus, apa pun yang pasangan anda lakukan pasti terlihat baik, bukan?

Akibatnya, anda jadi kurang cermat melihat kekurangan pasangan anda. Jika ini terus terjadi, risiko terburuknya adalah hubungan anda bisa berakhir. Lalu bagaimana jika anda menjalin hubungan asmara dengan orang narsis?

Secara umum, narsis bisa ditafsirkan sebagai orang yang mencintai dirinya sendiri. Namun ada juga kepribadian narsis yang bisa dikategorikan ke dalam penyakit kejiwaan.

Individu dengan sifat narsis seperti ini biasanya bisa membahayakan dirinya dan orang lain. Nah, bagi orang yang memiliki kepribadian narsistik semacam ini, berakhirnya hubungan dengan orang yang ia cintai bisa berdampak buruk.

Dikutip dari psychologytoday.com, Dan Shaw, seorang psikoanalis dan penulis buku Traumatic Narcissism: Relational Systems of Subjugation mengungkapkan bahwa, beberapa jenis individu narsistik memandang diri mereka sebagai 'penguasa tertinggi'.

Mereka kerap menuntut kepatuhan total dari orang-orang yang berada di bawah kendali atau kuasanya.

Shaw mengungkapkan, seseorang yang memiliki sifat narsis akut adalah orang yang memiliki khayalan berlebih, baik terhadap dirinya maupun kondisi yang diidamkannya. Sayangnya, khayalan tersebut seringkali tidak sesuai dengan kenyataan.

Mereka juga terkadang mudah marah karena fantasinya tidak sesuai dengan apa yang terjadi. Hal ini bisa berujung pada tindak kekerasan terhadap orang lain atau pun dirinya sendiri.

Kondisi yang demikian, membuat seseorang yang berpasangan dengan individu yang narsistik akan sulit keluar dari posisi ini, karena bisa mengancam rasa percaya diri pasangannya sekaligus dirinya.

Kebanyakan orang menganggap remeh, bahkan cenderung menertawakan seorang yang memiliki sifat narsis. Kenyataannya, yang Anda lihat itu sebenarnya adalah kepribadian yang tidak stabil.

Agar anda tidak terjebak hubungan dengan orang narsis, kenali beberapa ciri orang narsis yang dijabarkan oleh Dan Shaw, dikutip covesia dari laman klikdokter:

  • Individu yang narsistik kurang memiliki rasa terima kasih.
  • Saat bercerita tentang kisah hidupnya, ia sering sengaja menghilangkan kesalahan yang pernah dilakukannya.
  • Ia tidak akan ragu untuk berbohong untuk mencapai tujuannya.
  • Sering menyalahkan orang lain atas kesalahan atau kegagalan yang terjadi padanya.
  • Ia kerap menyerang orang lain yang dirasakannya sebagai pesaing.

Penelitian menunjukkan bahwa bantuan professional sangat diperlukan untuk menangani individu yang memiliki kepribadian narsistik yang parah seperti di atas.

Jika saat ini anda sedang pacaran dengan orang narsis, diskusikan hal ini dengan pasangan anda tentang kondisi yang sedang dijalani, agar hubungan dapat berjalan harmonis.

(sea)


Gaya Hidup

Ikuti perkembangan topik berita Gaya Hidup:
Baca juga
Berita Gaya Hidup lainnya
SUMBAR TERKINI
GALERI FOTO
VIDEO
TOPIK UTAMA
News | Olahraga | Ekonomi Bisnis | Otomotif | Tekno | Gaya Hidup | Hiburan | Kesehatan | Kuliner | Travel | Ragam | Wawancara | Corporate Social Responsibility | Internasional | Nusantara | Ramadhan 1438 H | Kolom | Opini | Foto

FOLLOW COVESIA.COM

facebook icon twitter icon YouTube icon g+ icon rss icon