• Search
  • Menu
Pemerintah Genjot Percepatan Geopark di Ranah MinangGubernur Sumbar pembukaan Seminar Geopark di Padang 7-8 September 2017, Kamis (7/9/2017)(Foto:Covesia/Fadil)
Home » Berita Ragam

Pemerintah Genjot Percepatan Geopark di Ranah Minang

Primadoni | Kamis, 07-09-2017 | 23:16 WIB

Covesia.com - Sembilan destinasi wisata Ranah Minang akan dipercepat masuk dalam kategori Geopark Nasional serta masuk dalam jajaran GGN (Global Geopark Network)UNESCO.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno membuka secara resmi seminar percepatan Geopark Ranah Minang yang dilaksanakan di Hotel Bumi Minang, Kamis (7/9/2017).

Geopark (taman bumi) sebuah kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi dimana masyarakat diajak berperan untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam, termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya yang ada di dalamnya.

Febrin Anas Ismail, Ketua Panitia Geopark Ranah Minang, mengungkapkan bahwa percepatan destinasi wisata Ranah Minang menjadi Geopark Nasional serta mendapatkan pengakuan dari UNESCO.

"Sembilan daerah Sumbar akan diusahakan masuk dalam kategori Geopark Nasional serta mendapat pengakuan dari UNESCO, sehingga perekonomian masyarakat yang melewati sembilan daerah tersebut akan meningkat," ungkapnya.

Selain itu, Irwan Prayitno menyebutkan bahwa sebenarnya daerah yang menjadi destinasi wisata di Sumbar telah diakui keindahannya oleh wisatawan mancanegara namun pengakuan secara internasional dari UNESCO sangat dibutuhkan.

"Semua orang yang datang ke Sumbar sangat menikmati panorama alamnya. Oleh karena itu, pemerintah ingin menjadikan Geopark Ranah Minang menjadi destinasi wisata internasional," ujarnya.

Derah daerah yang yang diupayakan percepatannya menjadi Geopark Nasional.

1. Ngarai Sianok, Bukittinggi

2. Danau Maninjau, Agam

3.Tarusan Kamang Mudiak, Agam

4. Lembah Harau, lima Puluh Kota

5. Danau Singkarak, Tanah Datar

6. Goa Batu Kapal, Solok Selatan

7. Penambangan Batubara Sawah lunto

8. Danau Kembar, Solok

9. Silokek, Sijunjung.

Sampai saat ini 35 Negara telah bergabung dalam GGN (Global Geopark Network) dengan jumlah Geopark yang paling banyak ada di negara China. Sedangkan geopark di Indonesia hanya memiliki 2 taman yang telah diakui oleh UNESCO.

Reporter Padang: Fadil Mz

Baca juga
Berita Ragam lainnya
SUMBAR TERKINI
GALERI FOTO
VIDEO
TOPIK UTAMA
News | Olahraga | Ekonomi Bisnis | Otomotif | Tekno | Gaya Hidup | Hiburan | Kesehatan | Kuliner | Travel | Ragam | Wawancara | Corporate Social Responsibility | Internasional | Nusantara | Ramadhan 1438 H | Kolom | Opini | Foto

FOLLOW COVESIA.COM

facebook icon twitter icon YouTube icon g+ icon rss icon