• Search
  • Menu
Perizinan tidak Diurus Secepatnya, Kemenag Kota Pariaman akan Segel Biro Travel UmrohPosko pengaduan korban travel umroh yang bermasalah di Kemenag Kota Pariaman
Home » Berita Nusantara

Perizinan tidak Diurus Secepatnya, Kemenag Kota Pariaman akan Segel Biro Travel Umroh

Primadoni | Kamis, 14-09-2017 | 16:26 WIB

Covesia.com - Gagalnya keberangkatan jamaah umrah beberapa waktu lalu, Kementrian Agama Kota Pariaman bakal segera menertibkan keberadaan biro travel umrah yang ada di Kota Pariaman, Sumatera Barat.

Kepala Kemenag Kota Pariaman, H Muhammad Nur, Kamis (14/9/2017) menyampaikan ditujukan demi terciptanya kenyamanan ibadah umat Islam yang akan menunaikan umrah ke Tanah Suci Makah.

"Karena itulah kita tentu mengimbau kepada para pengelola biro travel umrah yang beroperasi di sekitar Kota Pariaman, agar hendaknya mereka mau mendaftarkan keberadaannya melalui Kantor Kemenag Kota Pariaman.

Sampai saat ini ada sebanyak 13 Biro Travel Umrah yang beroperasi 2 diantaranya sudah memiliki izin dan satu lagi masih dalam proses perizinan oleh Kanwil Sumbar dengan rekomendasi Kemenag Kota Pariaman," ujarnya.

Dua Biro Travel Umrah tersebut, masing-masing PT Sianok Indah Holiday, beralamat di Jalan Prof DR Hamka, Balai Nareh, Kecamatan Pariaman Utara, dan PT Penjuru Wisata Negeri, beralamat di Jl Bypass, KM 13, Cimparuah Kota Pariaman. Seterusnya, satu lagi yang masih dalam proses yaitu Bumi Minang Pertiwi di depan Balai Kota Pariaman.

Selain itu, beberapa biro travel umrah lainnya saat ini juga diketahui tengah menyusul mendaftar ke Kemenag Kota Pariaman.

HM Nur mengakui, sekalipun keberadaan perusahaan biro travel yang melayani jasa perjalanan umrah dimaksud telah terdaftar secara resmi di Kantor Wilayah Kemenag Sumbar, namun tetap saja, bagi mereka yang membuka cabang di Kota Pariaman, mesti tetap harus melapor atau mendaftar ke Kantor Kemenag Kota Pariaman.

"Karena bagi travel umrah yang tidak terdaftar di Kemenag Kota Pariaman ini, kita tentu tidak akan bisa mengeluarkan rekomendasi pengurusan paspor untuk jamaah yang akan mereka berangkatkan. Pasalnya, karena sudah menjadi komitmen kita untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Agama no 18 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah " terangnya.

Sebanyak 13 Biro Travel tersebut dihadiri bertujuan agar kedepannya tidak ada lagi seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Jadi semua Biro Travel Umrah itu sudah dipanggil dan mengikuti sosialisasi.

"Jika setelah sosialisasi ini masih saja ada biro travel umrah tersebut belum mengurus perizinan dengan jangka waktu satu bulan, maka kantor biro travel umroh tersebut akan disegel oleh Kemenag yang bekerjasama dengan pihak kepolisian"

Kemudian, Kemenag Kota Pariaman sudah menyediakan posko pengaduan jamaah yang bermasalah. Sehingga apapun bentuk masalahnya, masyarakat bisa melapor ke posko yang disediakan di Kantor Kemenag, Desa Air Santok, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumatera Barat," jelasnya.

Reporter Pariaman: Rozi Yardinal

Baca juga
Berita Nusantara lainnya
SUMBAR TERKINI
GALERI FOTO
VIDEO
TOPIK UTAMA
News | Olahraga | Ekonomi Bisnis | Otomotif | Tekno | Gaya Hidup | Hiburan | Kesehatan | Kuliner | Travel | Ragam | Wawancara | Corporate Social Responsibility | Internasional | Nusantara | Ramadhan 1438 H | Kolom | Opini | Foto

FOLLOW COVESIA.COM

facebook icon twitter icon YouTube icon g+ icon rss icon