• Search
  • Menu
Menlu AS Angkat Isu Dugaan Pelanggaran HAM dengan Suu KyiPengungsi Rohingya berjalan di tengah hujan di kamp pengungsi Kutupalong di kota Bangladesh, Ukhia, 19 September 2017. (AFP Photo/ Dominique Faget)
Home » Berita Internasional

Menlu AS Angkat Isu Dugaan Pelanggaran HAM dengan Suu Kyi

Rudrik Syaputra | Rabu, 20-09-2017 | 18:12 WIB

Covesia.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Rex Tillerson menghubungi pemimpin Myanmar Aung Sang Suu Kyi pada Selasa (19/9/2017), mendesak pemerintahannya untuk mengatasi "dugaan penyalahgunaan HAM dan pelanggaran yang mengkhawatirkan."

Lebih dari 400.000 anggota minoritas Rohingya Myanmar melarikan diri dari pertikaian di negara bagian Rakhine, di tengah keadaan yang menurut aktivis HAM dan beberapa pemimpin dunia merupakan upaya "pembersihan etnis" yang dipimpin militer.

AS sebelumnya menyampaikan kekhawatiran mengenai krisis tersebut, namun berhati-hati untuk tidak secara langsung menyalahkan pemenang Penghargaan Nobel Suu Kyi atas pembunuhan dan pengusiran itu, dan percakapan telepon pada Selasa itu merupakan kontak pertama Tillerson.

"Menteri menyambut baik komitmen pemerintah Burma untuk mengakhiri kekerasan di Negara Bagian Rakhine dan mengizinkan orang-orang yang telantar akibat kekerasan tersebut untuk kembali pulang," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Heather Nauert.

"Dia juga mendesak pemerintah dan militer Burma untuk memfasilitasi bantuan kemanusiaan untuk orang-orang telantar di wilayah terdampak, dan mengatasi dugaan penyalahgunaan dan pelanggaran HAM yang mengkhawatirkan."

(AFP/rdk)


Internasional

Ikuti perkembangan topik berita Internasional:
Baca juga
Berita Internasional lainnya
SUMBAR TERKINI
GALERI FOTO
VIDEO
TOPIK UTAMA
News | Olahraga | Ekonomi Bisnis | Otomotif | Tekno | Gaya Hidup | Hiburan | Kesehatan | Kuliner | Travel | Ragam | Wawancara | Corporate Social Responsibility | Internasional | Nusantara | Kolom | Opini | Foto

FOLLOW COVESIA.COM

facebook icon twitter icon YouTube icon g+ icon rss icon