• Search
  • Menu
Mencanting

Mencanting

Perajin batik, Miswarti, mencanting motif pada kain katun yang telah diberi pewarnaan dasar tanah liat, di galeri batik Ayesha Collesction, Jalan Andam Dewi Marapalam Kota Padang, Sumbar, guna membuat sehelai batik khas Ranah Minang, Batik Tanah Liek. Miswarti merupakan salah satu dari sedikit orang di Ranah Minang yang masih bertahan sebagai pecanting batik. Peran seperti Miswarti sangat dibutuhkan untuk menjaga kelestarian batik khas Ranah Minang. Covesia Foto/Rudrik Syaputra

Home » Foto Batik Tanah Liek

Batik Tanah Liek

18-05-2015

Sebagaimana munculnya batik di Indonesia, ternyata Sumatera Barat juga memiliki sejarah tersendiri dari batik. Baru sekira pada 1994, keberadaan batik khas Ranah Minang diketahui. Batik itu disebut batik tanah liek atau batik tanah liat.Sejak kemunculannya 20 tahun lalu, batik tanah liek telah mengalami berbagai inovasi. Batik tanah liek telah diaplikasikan ke bentuk baju, selendang, sarung dan lainnya.Bukan sekadar simbol, ke depannya batik tanah liek diharapkan menjadi ikon budaya dengan filosofi tinggi atas penghayatan anak kamanakan Ranah Minang terhadap nilai sosial dan kearifan lokal, yang "Indak lakang dek paneh, indak lapuak dek hujan, dirandam indak basah, dibaka indak anguih, diasak indak layua, dibubuik indak mati."

Foto Batik Tanah Liek lainnya

Esai Foto lainnya
FOTO HARI INI
TOPIK UTAMA
News | Olahraga | Ekonomi Bisnis | Otomotif | Tekno | Gaya Hidup | Hiburan | Kesehatan | Kuliner | Travel | Ragam | Wawancara | Corporate Social Responsibility | Internasional | Nusantara | Ramadhan 1438 H | Kolom | Opini | Foto

FOLLOW COVESIA.COM

facebook icon twitter icon YouTube icon g+ icon rss icon