• Search
  • Menu
Home » Video » Ragam

KRI Dewaruci

Mengenal Sejarah dan Spesifikasi KRI Dewaruci

Rudrik Syaputra | Sabtu, 16-04-2016 | 17:05 WIB
Mengenal Sejarah dan Spesifikasi KRI Dewaruci
Mengenal Sejarah dan Spesifikasi KRI Dewaruci

Covesia.com - Kapal Republik Indonesia (KRI) Dewaruci bersandar di Pelabuhan Teluk Bayur Kota Padang, Sumatera Barat dalam agenda Multilateral Naval Exsercise Komodo 2016 yang melibatkan 32 negara peserta.

KRI Dewaruci kali ini mengemban misi berbeda dari sekian banyak KRI lainnya yang ikut dalam kegiatan Komodo Exsersice 2016. Selama empat hari, keberadaan KRI Dewaruci di Kota Padang dapat diakses oleh masyarakat umum. Masyarakat diizinkan untuk menaiki kapal dan melihat secara langsung komponen dan ornamen yang ada di KRI Dewaruci.

Salah satu kapal utama dalam Armada TNI Angkatan Laut ini memiliki sejarah panjang dalam kemaritiman Indonesia.

KRI Dewaruci dibuat pada tahun 1952 di galangan H. C. Stulchen and Sohn, Hamburg Jerman Barat, dan diluncurkan pada 24 Januari 1953. KRI Dewaruci dibawa dari Jerman Barat menuju Indonesia oleh Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) di bawah pimpinan kapal Kapten A. F. H. Roosenow.

Pada 1 Oktober 1953, KRI Dewaruci masuk dalam jajaran Armada RI dan diresmikan sebagai kapal latih bagi Taruna Akademi Angkatan Laut yang berbasis di Surabaya.

KRI Dewaruci telah melakukan misi pelayaran hingga ke berbagai negara dunia. Setelah 11 tahun diluncurkan, KRI Dewaruci melakukan misi keliling dunia yang pertama kali, menyusuri Samudera Hindia, Terusan Zues, Samudera Atlantik, Benua Amerika, lalu ke Terusan Panama hingga ke Samudera Pasifik.

Misi keliling dunia pertama tersebut ditempuh dalam kurun waktu sembilan bulan dari Maret hingga November 1964. Hingga di tahun 2013, KRI dewaruci melakukan palayaran keliling dunia ke berbagai negara tujuan dalam mengemban misi latihan bagi taruna angkatan laut, misi diplomasi internasional dan memperkenalkan kebudayaan Indonesia ke berbagai negara yang disinggahi.

Spesifikasi KRI Dewaruci

KRI Dewaruci memiliki panjang 58,30 meter dengan lebar 9,5 meter memiliki bobot 847 ton dan dapat mengangkut 70 ABK dan 70 Taruna.

KRI Dewaruci digerakkan menggunakan mesin dengan kecepatan maksimal 10,5 knot. Selain itu, KRI Dewaruci dapat digerakkan melalui fungsi layar yang ada.

Terdapat sebanyak 16 layar yang terbagi dalam tiga tiang utama, yakni tiang Bima, Tiang Arjuna dan Tiang Yudhistira. Total luas layar dari ketiga tiang tersebut mencapai 1091 meter persegi.

Sebagian besar konstruksi KRI Dewaruci terbuat dari logam baja. Penggunaan kayu hanya ditempatkan sebagai ormen dengan ciri khas ukiran-ukiran, untuk melapisi bagian-bagian tertentu dan bagian dalam kapal, seperti ruang navigasi dan ruang komandan kapal.

Sementara, peralatan navigasi yang digunakan dalam KRI Dewaruci sebagian besar menggunakan teknologi sederhana dan kebanyakan dioperasikan secara manual.

Dalam misinya sepanjang sejarah kemaritiman Indonesia, KRI Dewaruci telah mengarungi lautan dunia sebanyak 41 kali dengan 45 Komandan Kapal berbeda.

KRI Dewaruci Dalam Agenda Komodo Exsercise 2016

Dalam agenda Multilateral Naval Exsercise Komodo 2016 kali ini, KRI Dewaruci dengan Komandan Kapal Letkol Widiyatmoko Baruno Aji mengemban misi untuk memperkenalkan keberadaan KRI Dewaruci kepada negara-negara peserta.

Selain itu, keberadaan KRI Dewaruci di Pelabuhan Teluk Bayur Padang, guna memperkenalkan secara langsung kepada masyarakat khususnya di Kota Padang, tentang spesifikasi dan sejarah kapal sebagai salah satu Armada TNI Angkatan Laut yang telah membanggakan Indonesia di mata Internasional.

Masa tugas KRI Dewaruci sudah mendekati akhir. KRI Dewaruci yang telah berumur 63 tahun, akan lebih banyak bersandar dan akan difungsikan sebagai sarana objek wisata sejarah maritim Indonesia.

Misi-misi KRI dewaruci akan segera digantikan oleh kapal baru dengan spesifikasi lebih besar dan jumlah layar lebih banyak. Proyek pembuatan kapal sedang dilakukan di Kota Vigo, Spanyol. Kapal baru tersebut diperkirakan akan diluncurkan pada awal 2017 dengan nama KRI Bima Suci.

Video Ragam lainnya
Baca juga
TOPIK UTAMA
News | Olahraga | Ekonomi Bisnis | Otomotif | Tekno | Gaya Hidup | Hiburan | Kesehatan | Kuliner | Travel | Ragam | Wawancara | Corporate Social Responsibility | Internasional | Nusantara | Ramadhan 1438 H | Kolom | Opini | Foto

FOLLOW COVESIA.COM

facebook icon twitter icon YouTube icon g+ icon rss icon