• Search
  • Menu
Home » Video » Kesehatan

Kesehatan dan Lingkungan

Kenali Virus Zika dan Cegah Penularannya

Rudrik Syaputra | Kamis, 08-09-2016 | 17:25 WIB
Kenali Virus Zika dan Cegah Penularannya
Kenali Virus Zika dan Cegah Penularannya

Covesia.com - Virus Zika, merupakan virus menular melalui perantara gigitan nyamuk Aedes, terutama spesies Aedes aegypti. Penyakit yang ditimbulkan adalah demam Zika.

Penyebab penyakit Zika (Zika disease) ataupun demam Zika (Zika fever) adalah virus Zika. Virus Zika dapat ditransmisikan dari seorang ibu ke bayinya. Virus Zika berkemungkinan ditularkan dari seorang ibu hamil pada janin di dalam kandungannya.

Selain gejala umum seperti mata merah, demam tinggi, ruam pada kulit dan nyeri persendian, gejala lain virus Zika yang ditemukan adalah sakit kepala, nyeri di belakang mata, dan lelah.

Gejala ini umumnya bersifat ringan dan berlangsung hingga sekitar satu minggu.

Banyak yang tidak menyadari bila terserang virus ini karena hanya satu dari lima orang yang terinfeksi menjadi sakit.

Namun, dampak paling buruk terjadi apabila virus ini menjangkit seorang ibu hamil, yang akan merusak perkembangan janin bayi terutama pada bagian otak yang lebih dikenal dengan mikrosefali. Mikrosefali adalah kondisi dimana lingkar kepala lebih kecil dari ukuran normal.

Vaksin maupun obat untuk menyembuhkan penyakit zika memang belum ditemukan. Pengobatan penyakit Zika baru dapat difokuskan kepada upaya mengurangi gejala yang dirasakan pasien.

Pengobatan terhadap gejala yang dialami dapat berupa pemberian cairan untuk mencegah dehidrasi, obat pereda rasa sakit untuk meredakan demam dan sakit kepala, serta istirahat yang cukup.

Mencegah gigitan nyamuk adalah salah satu tindakan yang bisa membantu Anda terhindar dari infeksi virus Zika. Beberapa pencegahan cukup mudah dilakukan antara lain:

  1. Mencegah nyamuk masuk keruangan dengan menggunakan jaring serangga pada pintu atau jendela. Memasang pendingin ruangan juga cukup efektif.
  2. Gunakan kelambu pada tempat tidur Anda dan bayi, jika pintu dan jendela rumah Anda tidak menggunakan jaring serangga.
  3. Saat bepergian terutama pada wilayah endemis virus zika, gunakan baju dan celana berlengan panjang.
  4. Gunakan bahan penolak serangga yang direkomendasikan, baik pada tubuh atau ruangan rumah.
  5. Kepada bayi berusia di bawah dua bulan tidak baik menggunakan bahan penolak serangga. Anda harus memastikan bayi terlindungi menggunakan pakaian yang dikenakan.
  6. Jaga kebersihan lingkungan dan berantas sarang nyamuk di sekitar Anda.
  7. Bila ada gejala terserang Zika, segera rujuk ke pusat kesehatan terdekat, guna menghindari dampak lebih luas bagi orang-orang di sekitar Anda.

Untuk itu, mencegah penyebaran virus zika dari lingkungan kita jauh lebih baik. Peduli terhadap lingkungan sama dengan peduli terhadap kesehatan kita dan generasi kita.

Editor: Rudrik Syaputra

Video Kesehatan lainnya
Baca juga
TOPIK UTAMA
News | Olahraga | Ekonomi Bisnis | Otomotif | Tekno | Gaya Hidup | Hiburan | Kesehatan | Kuliner | Travel | Ragam | Wawancara | Corporate Social Responsibility | Internasional | Nusantara | Ramadhan 1438 H | Kolom | Opini | Foto

FOLLOW COVESIA.COM

facebook icon twitter icon YouTube icon g+ icon rss icon